Mungkin Belum Maksimal
0 menit baca
Banyumas24jam - Dalam sebuah pertandingan sepak bola yang bikin seru ketika timnya ada pemain bintangnya, tetapi yang tidak kalah serunya lagi adalah penontonnya. Betul? Ya, kalau tidak ada penonton, pastinya ya tidak rame kan.
Mungkin sebagian teman-teman pembaca tulisan ini menyukai sepak bola dan mungkin tidak. Kalau boleh saya kasih tahu bahwa di dalam stadion sepak bola bisa menampung penonton sampai puluhan ribu lho, bahkan ada beberapa stadion dunia yang bisa menampung ratusan ribu. Wow kan?
Nah, di dalam pertandingan mereka para penonton tadi semua bayar untuk bisa menonton pertandingan sepak bola. Itupun seringkali harus cepat dalam mendapatkan tiket, biar ngak kehabisan. Semua penonton ngak ada yang di bayar lho.
Beda halnya dengan pemain dari 2 klub sepak bola yang akan bertanding. Jumlah pemain 2 klub sepak bola untuk sebuah pertandingan beserta pemain cadangan adalah 34 (1 klub adalah 11 pemain inti dan 6 pemain cadangan).
Mereka semua pasrinya dibayar, bahkan sangat tinggi bayarannya. Mereka mendapatkan fasilitas terbaik. Mereka yang diberikan applouse dengan sangat meriah oleh fans dan para penonton. Mereka diantar jemput, dan masih banyak lagi fasilitas yang mereka dapatkan.
Apa yang membedakan antara penonton (membayar) dan pemain (dibayar)? Adalah keahlian! Ya, tepat sekali, mereka berbeda karena keahlian yang membedakannya.
Disini kita mendapatkan satu clue bahwa yang punya keahlian yang akan dibayar lebih, yang akan mendapatkan fasilitas lebih. Begitu juga didalam bisnis. Jadi ahli adalah sebuah keharusan agar hasil kita maksimal. Seberapa ahlinya kita didalam berbisnis ini, menjadi penentu seberapa besar rezeki yang Allah akan berikan.
Diawal-awal bisnis kita selalu diajari hal yang sama, tentang product knowledge, memaksimalkan WA, IG, FB, dll. Intinya adalah cara jualan. Diantara itu semua kita harus ada satu platform yang benar-benar ahli. Benar-benar mempunyai kedalaman ilmu.
Menjadi ahli itulah yang selama ini menjadi target kita semua. Ini penting banget untuk kita jadikan fokus kita. Menjadi ahli ini sangat mungkin untuk siapa saja. Bahkan mereka yang tidak punya garis tangan dan ngak punya tangan pun tetep bisa sukses dan Ahli. Ya kan?
Nah, sekarang kita akan detailkan bagaimana cara untuk menjadi Ahli.
1. Bersumber dari pengulangan.
Artinya bukan sesuatu yang luar biasakan? Mengulang, mengulang, mengulang, itu yang dilakukan. Sekalipun kita baru kemampuannya di WA saja, tidak ada masalah, tinggal kita ulangi-ulangi-ulangi terus seperti itu. Yang berbahaya kalau tidak mau praktek, apa lagi ngak ITP (Improve The Process).
2. Ahli-lah dimana kita sekarang.
Soal jadi ahli, nggak perlu mencari kemana-mana. Sebagai apa kita sekarang, lalu lakukan pengulangan (point 1).
Artikel : Diaz Adriani (Motivator Bisnis)
Mungkin sebagian teman-teman pembaca tulisan ini menyukai sepak bola dan mungkin tidak. Kalau boleh saya kasih tahu bahwa di dalam stadion sepak bola bisa menampung penonton sampai puluhan ribu lho, bahkan ada beberapa stadion dunia yang bisa menampung ratusan ribu. Wow kan?
Nah, di dalam pertandingan mereka para penonton tadi semua bayar untuk bisa menonton pertandingan sepak bola. Itupun seringkali harus cepat dalam mendapatkan tiket, biar ngak kehabisan. Semua penonton ngak ada yang di bayar lho.
Beda halnya dengan pemain dari 2 klub sepak bola yang akan bertanding. Jumlah pemain 2 klub sepak bola untuk sebuah pertandingan beserta pemain cadangan adalah 34 (1 klub adalah 11 pemain inti dan 6 pemain cadangan).
Mereka semua pasrinya dibayar, bahkan sangat tinggi bayarannya. Mereka mendapatkan fasilitas terbaik. Mereka yang diberikan applouse dengan sangat meriah oleh fans dan para penonton. Mereka diantar jemput, dan masih banyak lagi fasilitas yang mereka dapatkan.
Apa yang membedakan antara penonton (membayar) dan pemain (dibayar)? Adalah keahlian! Ya, tepat sekali, mereka berbeda karena keahlian yang membedakannya.
Disini kita mendapatkan satu clue bahwa yang punya keahlian yang akan dibayar lebih, yang akan mendapatkan fasilitas lebih. Begitu juga didalam bisnis. Jadi ahli adalah sebuah keharusan agar hasil kita maksimal. Seberapa ahlinya kita didalam berbisnis ini, menjadi penentu seberapa besar rezeki yang Allah akan berikan.
Diawal-awal bisnis kita selalu diajari hal yang sama, tentang product knowledge, memaksimalkan WA, IG, FB, dll. Intinya adalah cara jualan. Diantara itu semua kita harus ada satu platform yang benar-benar ahli. Benar-benar mempunyai kedalaman ilmu.
Menjadi ahli itulah yang selama ini menjadi target kita semua. Ini penting banget untuk kita jadikan fokus kita. Menjadi ahli ini sangat mungkin untuk siapa saja. Bahkan mereka yang tidak punya garis tangan dan ngak punya tangan pun tetep bisa sukses dan Ahli. Ya kan?
Nah, sekarang kita akan detailkan bagaimana cara untuk menjadi Ahli.
1. Bersumber dari pengulangan.
Artinya bukan sesuatu yang luar biasakan? Mengulang, mengulang, mengulang, itu yang dilakukan. Sekalipun kita baru kemampuannya di WA saja, tidak ada masalah, tinggal kita ulangi-ulangi-ulangi terus seperti itu. Yang berbahaya kalau tidak mau praktek, apa lagi ngak ITP (Improve The Process).
2. Ahli-lah dimana kita sekarang.
Soal jadi ahli, nggak perlu mencari kemana-mana. Sebagai apa kita sekarang, lalu lakukan pengulangan (point 1).
Artikel : Diaz Adriani (Motivator Bisnis)
