Keindahan Strawberry Moon 29–30 Juni 2026: Fenomena Bulan Purnama yang Memukau Langit Malam
0 menit baca

Diperbolehkan mengcopy dan menyebarkaluaskan gambar dari situs ini, dengan catatan mencantumkan sumbernya (banyumas24jam.com)
Banyumas24jam - Langit malam pada 29 hingga 30 Juni 2026 dihiasi oleh salah satu fenomena astronomi yang paling dinantikan, yaitu Strawberry Moon. Meskipun namanya mengandung kata "strawberry" atau stroberi, fenomena ini bukan berarti bulan berubah menjadi merah muda seperti buah stroberi. Sebaliknya, Strawberry Moon adalah sebutan tradisional untuk bulan purnama yang terjadi pada bulan Juni.
Dikutip dari daftarsekolah.spmb.teknokrat.ac.id, Strawberry moon pertama kali berasal dari masyarakat adat suku Algonquin di Amerika utara yang menggunakan siklus bulan sebagai penanda musim.
Masyarakat adat suku Algonquin di Amerika utara akan memanen buah strawberry liar saat bulan purnama juni muncul. Dari kebiasaan inilah muncul nama Starberry moon hingga saat ini.
Perlu diketahui bahwa nama tersebut tidak berkaitan dengan warna bulan. Saat Strawberry Moon muncul, warna bulan umumnya tetap putih kekuningan atau tampak sedikit jingga ketika berada dekat cakrawala karena pengaruh atmosfer Bumi.
Dalam berbagai budaya, bulan purnama bulan Juni juga memiliki nama lain, seperti: Rose Moon, Honey Moon, Mead Moon dan Blooming Moon
Meski memiliki nama yang berbeda-beda, semuanya merujuk pada bulan purnama yang muncul di akhir musim semi atau awal musim panas di belahan bumi utara.
Saat baru terbit di ufuk timur, Strawberry Moon sering tampak lebih besar dan memiliki warna kekuningan, jingga, hingga kemerahan. Hal ini bukan karena warna asli bulan berubah, melainkan akibat efek atmosfer Bumi yang membiaskan cahaya bulan.
Dikutip dari daftarsekolah.spmb.teknokrat.ac.id, Strawberry moon pertama kali berasal dari masyarakat adat suku Algonquin di Amerika utara yang menggunakan siklus bulan sebagai penanda musim.
Masyarakat adat suku Algonquin di Amerika utara akan memanen buah strawberry liar saat bulan purnama juni muncul. Dari kebiasaan inilah muncul nama Starberry moon hingga saat ini.
Perlu diketahui bahwa nama tersebut tidak berkaitan dengan warna bulan. Saat Strawberry Moon muncul, warna bulan umumnya tetap putih kekuningan atau tampak sedikit jingga ketika berada dekat cakrawala karena pengaruh atmosfer Bumi.
Dalam berbagai budaya, bulan purnama bulan Juni juga memiliki nama lain, seperti: Rose Moon, Honey Moon, Mead Moon dan Blooming Moon
Meski memiliki nama yang berbeda-beda, semuanya merujuk pada bulan purnama yang muncul di akhir musim semi atau awal musim panas di belahan bumi utara.
Saat baru terbit di ufuk timur, Strawberry Moon sering tampak lebih besar dan memiliki warna kekuningan, jingga, hingga kemerahan. Hal ini bukan karena warna asli bulan berubah, melainkan akibat efek atmosfer Bumi yang membiaskan cahaya bulan.
Tips Menikmati Strawberry Moon
Agar pengalaman menyaksikan Strawberry Moon semakin berkesan, lakukan beberapa tips berikut:- Cari lokasi yang minim polusi cahaya.
- Gunakan tripod jika ingin memotret.
- Manfaatkan kamera dengan lensa telefoto.
- Datang lebih awal sebelum bulan terbit.
- Nikmati bersama keluarga atau teman di ruang terbuka.